UNTUK APA KECANGGIHAN TEKNOLOGI, KALO TAK CUKUP FASILITASNYA ?

 Tabik puun...

Salah satu pencapaian dari hidup selain bermanfaat adalah berkolaborasi. Tak hanya sekedar membagi, melainkan mendatangkan banyak kesempatan untuk kedepannya. Bertemu dengan orang-orang baru, mengenal pola kebudayaan, menambah sulaturahmi, ternyata dapat mempermudah membuka pintu kesempatan untuk belajar akan banyak hal.

Bersyukur sekali bisa mendapatkan kesempatan untuk berbagi dan menyelenggarakan kegiatan lintas budaya. Bersama rekan-rekan SRB dari Jawa Timur, Gonrontalo, dan NTT kami menggelar kegiatan RUMPI RUANG IMPLEMENTASI berbagi Inovasi Pembelajaran yang terintergrasi dengan portal Rumah Belajar.

flayer kegiatan

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 Oktober 2020 Kegiatan ini dibuka dan diapresiasi oleh ibu Gloria, Duta Rumah Belajar NTT 2017, beliau sangat bangga bisa bertemu dengan Sahabat Rumah Belajar dan seluruh peserta yang antusias belajar bersama.

Senyum ibu Gloria menambah semangat kegiatan ini

Kali ini saya bertugas sebagai moderator yang membawa kegiatan ini dan sekedar memberikan semangat dan motivasi sebagai seorang yang bertugas di daerah 3T, sesuai konsep bahwa kegiatan ini dilaksanakan oleh guru guru dari daerah, mencoba merangkul pendidikan yang di daerah 3T

Dalam kegiatan ini ada 3 materi yang disampaikan kepada peserta. Diantaranya Pemanfataan Smart Aplication Creator untuk pembelajaran yang dibawakan oleh ibu Niken, Sahabat Rumah Belajar Jatim, Penggunaan Liveworksheet Terintegrasi Rumah Belajar yang dibawakan oleh bapak Syaifudin, Sahabat Rumah Belajar Gorontalo dan Pemanfaatan Sumber Belajar BSE dan Rumah Belajar Offline untuk daerah 3T yang dibawakan oleh ibu Dewi, sahabat Rumah Belajar NTT

Potret kegiatan

Salah satu materi tentang Liveworksheet

Antusias peserta patut diapresiasi, terutama peserta-peserta dari NTT yang tak kalah semangatnya untuk belajar bahkan memberikan masukan. Ciri khas masyarakat NTT yang begitu jujur dan terbuka dalam memberi pendapat menambah riuh dan renyahnya suasana.

Kami saling memotivasi agar tetap semangat belajar bagaimanapun keadaannya. Walaupun ada peserta yang mengatakan “untuk apa kecanggihan teknologi jika fasilitas tidak mendukung?”

Kutipn yang saya dapatkan dari ibu Gloria saat menutup kegiatan bahwa

Teknologi belum tentu pas ditempat kita, namun teknologi yang hebat adalah yang bisa dikuasai oleh guru dan diterapkan siswa

Hingga akhirnya, saya menutup kegiatan dengan menambahkan sebuah kalimat, “TUGAS KITA ADALAH BELAJAR, HINGGA MENEMUKAN SOLUSI, TEKNOLOGI DAN INOVASI APA YANG BISA KITA MANFAATKAN. YANG TERPENTING, SELAMATKAN PENDIDIKAN DENGAN KEKUATAN DAN CINTA YANG KITA MILIKI”


Baca juga

Posting Komentar